Minggu, 31 Agustus 2014

Pertanyaan Efektif dalam Pembelajaran Matematika


Einstein pernah berkata bahwa: "Hal terpenting adalah jangan berhenti bertanya. Ketertarikan atau rasa ingin tahu memiliki alasannya sendiri untuk hadir." Pepatah Einstein tersebut telah menginspirasi dunia pendidikan dengan sebuah kesadaran mengenai pentingnya peran aktivitas bertanya dalam proses pembelajaran. Pertanyaan dari seorang siswa dapat berupa ketertarikan yang berasal dari rasa ingin tahu terhadap apa yang akan dan/atau sedang dipelajarinya. Lebih jauh dari itu, pertanyaan siswa yang dapat difasilitasi dengan baik oleh guru dapat membuka jalan belajar siswa, akan menumbuhkan motivasi belajar yang tinggi yang selama ini digadang-gadangkan sebagai modal awal bagi suksesnya ketercapaian tujuan pembelajaran.

Bagaimana cara yang dapat dilakukan oleh guru untuk memfasilitasi pertanyaan siswa agar menjadi pembuka jalan bagi siswa untuk ...

Baca Selengkapnya Disini

"Artikel ini adalah bagian dari tugas Diklat Online P4TK Matematika".

Nama              : Euis Kurniawati, M.Pd.
No. Urut         : 36

Sabtu, 30 Agustus 2014

Mengapa harus Pertanyaan Efektif



Untuk mencapai keberhasilan pembelajaran, guru harus melakukan banyak hal yang menuntut kreatifitasnya dalam mengendalikan kegiatan pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Salah satu faKtor penentu keberhasilan itu adalah kemampuan guru mengajukan pertanyaan dan seberapa efektifkah pertanyaan tersebut sehingga berdampak positif terhadap siswa.

Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan guru memiliki tujuan berbeda-beda, apakah bersifat pancingan agar siswa aktif belajar dan berpikir kritis, logis, dan matematis atau bersifat menguji pemahaman siswa atau bahkan mungkin bersifat diagnostik di mana guru ingin mengetahui kesulitan/hambatan belajar siswa.
Oleh karena itu, agar tujuan bertanya itu tepat sasaran maka guru harus membuat pertanyaan yang efektif. 

Lalu bagaimanakah ciri-ciri pertanyaan yang efektif ?
Berikut ini beberapa karakteristik dari pertanyaan efektif :

  1. Menuntut siswa berpikir, tidak sekedar mengingat dan menyebutkan.
  2. Bersifat atau mengarah pada pertanyaan yang open-ended.
  3. Memungkinkan jawaban yang beragam.
  4. Memungkinkan siswa memaknai matematika dari proses menjawab pertanyaan tersebut.
  5. Memungkinkan guru menilai secara holistik kemampuan matematika siswa.

Diantara karakteristik pertanyaan yang efektif di atas, karakteristik No. 2 lah yang kemungkinan besar dapat membelajarkan siswa secara maksimal.

Nah, model pertanyaan apa saja yang kurang efektif ?
Guru dianjurkan agar menghindari model pertanyaan seperti berikut ini :
  1. Hindari pertanyaan yang tertutup, misalnya ya/tidak, atau pertanyaan tertutup (mengisi titik-titik).
  2. Hindari pertanyaan yang memandu siswa pada jawaban atau member petunjuk (clue) pada jawaban.
  3. Hindari pertanyaan yang terpusat pada guru. Arahkan siswa bahwa merekalah yang memiliki kepentingan dengan pertanyaan tersebut. Misalnya, “jelaskan pada teman-temanmu bahwa ...”, “coba yakinkan dirimu, mengapa.... “.
  4. Hindari memberi label mudah atau sulit pada pertanyaan yang diajukan.
  5. Hindari memberi judgment salah pada jawaban siswa.

Selain ada beberapa hal yang perlu dihindari, terdapat pula beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengajukan pertanyaan yang lebih efektif yaitu :
  1. Beri kesempatan yang cukup pada siswa untuk menjawab soal. Guru jangan terburu-buru menjawab soal yang diajukan. Sadari bahwa terkadang guru sendiri membutuhkan waktu untuk menjawab soal.
  2. Tunjukkan perhatian dan keseriusan pada apa atau cara berpikir siswa.
  3. Berikan apresiasi pada usaha siswa untuk berpikir, apapun jawabannya.
  4. Upayakan siswa berpikir secara mandiri baik secara sendiri-sendiri maupun berkelompok. Jangan sampai siswa hanya membeo jawaban temannya.
  5. Upayakan siswa tidak menjawab secara serentak. Berilah kesempatan kepada siswa satu per satu.
  6. Selalu meminta siswa untuk mengemukakan alasannya atau argumentasi di balik jawabannya.
Tulisan di atas adalah rangkuman hasil diskusi sesama peserta dan bimbingan para fasilitator selama diklat online berlangsung yang diselenggarakan oleh P4TK Matematika. Setelah mengikuti diklat ini, penulis menyadari bahwa banyak sekali kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaan pembelajaran selama ini yang dilakukan oleh penulis. Oleh karena itu, penulis bertekad akan memperbaiki semua kekurangan-kekurangan tersebut dengan mengimplementasikan semua pengetahuan yang telah diperoleh dalam proses pembelajaran selanjutnya di kelas.

*) Artikel ini adalah bagian dari tugas Diklat Online P4TK Matematika

Diposting oleh : Ishak Ya'kub, S.Pd

Melukis garis singgung


Untuk melukis garis singgung yang ditarik dari sebuah titik di luar lingkaran, ikuti proses berikut.

  1. Lukislah lingkaran dengan pusat A berjari-jari r cm dan sebuah titik B di luar lingkaran A.
  2. Hubungkan titik A dan B dengan sebuah ruas garis.
  3. Lukislah garis sumbu AB.
  4. Tentukan titik potong antara ruas garis AB dengan garis sumbu AB yaitu titik E.
  5. Dengan berpusat pada E, lukislah lingkaran dengan berjari-jari setengah AB sehingga memotong lingkaran A di titik F dan G.
  6. Hubungkan titik B dengan titik F atau titik B dengan titik G sehingga diperoleh garis singgung titik B terhadap lingkaran A.
Jawablah pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja berikut. Lembar kerja agar dikumpulkan di kelas paling lambat 2 pekan setelah tanggal ditayangkan tugas ini.

Unduh lembar kerja

Diposting oleh :
Haryati, S.Pd  (No urut : 43)
Ishak Ya'kub, S.Pd (No urut : 49)

Selasa, 26 Agustus 2014

Proyek Himpunan

Proyek ini bertujuan agar siswa mampu :
1. Menjelaskan pengertian himpunan dan memberikan contoh-contohnya
2. Menentukan anggota dan bukan anggota himpunan
3. Menyatakan himpunan dengan berbagai cara

Sebelumnya, cermatilah video berikut. Siapkan catatan untuk mencatat hal-hal yang penting ya.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja berikut. Lembar kerja agar dikumpulkan di kelas paling lambat 2 pekan setelah tanggal ditayangkan tugas proyek ini.

Unduh Lembar Kerja

Untuk mempelajari kembali tentang masalah himpunan, kalian dapat mengunduh bahan bacaan berikut.

Unduh Bahan Bacaan


Diposting oleh : Ishak Ya'kub, S.Pd
No. urut : 49

Minggu, 24 Agustus 2014

Aplikasi Raport Kurikulum 2013 Revisi

Klik tautan berikut untuk untuk mengetahui aplikasi rapor kurikulum 2013 terbaru :

aplikasi rapor kurikulum 2013 revisi
Template by: Abdul Munir
Website: 99computercity